catatan 1,2 :kenapa cuaca mempengaruhi perasaan manusia?

Hujan menggambarkan selalu berlarut larut dalam kesedihan, langit biru dan cerah menggambarkan perasaan senang, dan awal baru. 

Lalu kenapa semua itu begitu? Kali ini saya akan membahas pengaruh cuaca dengan perasaan manusia.  
    Suatu hari, daerah saya dilanda hujan terus menerus, langit hitam, mendung, dan entah kenapa timbul perasaan seakan putus asa, depresi, dan ke hampaan dalam diri. 
Walau anehnya, setelah beberapa minggu, ketika cuaca kembali cerah, langit pagi begitu biru, dan panas terik matahari begitu tajam, membuat perasaan seakan "baru" dan penuh suka cita karena bisa menikmati hari itu. 
   Mungkin ini hal yang normal, lagi pula manusia dari dulu takut akan "kegelapan hari", entah mungkin hujan memiliki kesan mengancam kebebasan kita untuk berpergian, dan suara petir yang seakan membentak kita untuk diam.
  Pada akhirnya cuaca adalah fenomena alam yang tuhan berikan pada kita, agar hidup lebih berwarna dan penuh nuansa berbeda beda setiap musim berganti. 

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "catatan 1,2 :kenapa cuaca mempengaruhi perasaan manusia?"

Post a Comment

hubungi kami jika ada masalah dalam artikel

My photo
I believe there was nothing after death. And its doesn't matter if you die now or later, but the moment you born, you have to die. Everything doesn't matter, there is nothing.