Sifat manusia #1


Manusia sebagai mahluk yang memerlukan visi&misi hidup


Pernah terpikir gak sih? Apa sebenarnya tujuan kita hidup? Terlepas dari pemikiran religius, untuk apa kita hidup? Kerja?berkeluarga? Dan akhirnya tanpa bisa di hindari, kematian menjemput kita. Apa hanya itukah kemampuan manusia sebagai mahluk unggul di bumi ini dalam kehidupannya? Saya sendiri menginginkan jawaban yang relevan dan logis, tidak terpaut pada pandangan kepercayaan, melainkan jawaban yang manusiawi, Logis, Bersifat bebas namun bernorma. Dan menurut saya, manusia adalah mahluk yang dinamis, perlu daftar proses apa saja yang akan dilakukan selama hidupnya.

  Atheisme, oke, menurut saya, golongan atheisme atau orang yang menolak adanya kekuatan tuhan yang maha esa beserta ajarannya, mereka mungkin bisa berpikir lebih Simpel, untuk apa manusia Ada? Kenapa dari jutaan spesies dibumi, hanya manusia yang diberi akal sehat serta pengetahuan untuk bertahan hidup dari mahluk lainnya? 

Paradikma Atheisme mungkin sudah tak asing dengan prilaku religius yang berlebihan dan berdampak pada prilaku serta kehidupan manusia dalam kegiatan sehari-harinya. 

Manusia sebagai mahluk serikat dan patriotis

Dalam kehidupan berwarga negara, nasionalis atau cinta tanah air merupakan suatu kewajiban untuk masyarakat dari pemerintah otoriter. 
Dalam aspek ini, bukan hanya perserikatan suatu manusia yang membentuk "negara" namun dalam aspek lain juga berlaku, contohnya dalam perspektif aliran kepercayaan, Ras, Dan suku/budaya. Dalam hal ini, manusia yang diluar perserikatannya itu dianggap "Asing". 
Dalam perspektif tertentu, bisa dipandang musuh.

Manusia sebagai mahluk individu

Dalam konteks, Menjadi mahluk individu tapi tetap melakukan kegiatan yang menguntungkan bagi diri sendiri. Banyak contoh yang terjadi dikehidupan nyata, Sebagai contoh seseorang yang menjaga mutlak privasi, serta koneksi dengan orang-orang disekitarnya, bahkan rekan kerja/ teman sekalipun. Sebagai bentuk menjaga pandangan serta pemikiran sendiri dari pengaruh "orang luar". Orang yang individualisme biasanya bersosialisasi sesuai kebutuhan hidupnya saja, tidak untuk kebutuhan diri. Misalkan untuk kepentingan pekerjaan/menjalin koneksi demi meraih keuntungan Materialis.

So. Kenapa saya tertarik membahas sifat manusia? Entah lah. Lain kali saya akan membahasnya lagi, mungkin. 

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Sifat manusia #1"

Post a Comment

hubungi kami jika ada masalah dalam artikel

My photo
I believe there was nothing after death. And its doesn't matter if you die now or later, but the moment you born, you have to die. Everything doesn't matter, there is nothing.