catatan 15: kesehatan mental

Gw baru tau ada orang dikota gw yang banyak jadi gila
Gara² jadi pengangguran terlalu lama. 
Perubahan sifatnya jadi kek tiba tiba agresif, atau 
Banyak melamun. Ini menurut gw mengerikan, karena 
Gw juga sudah 3 tahun lebih menganggur dan tidak 
Pernah memikirkan soal itu. Maksud gw, gw kadang
Mikirin kesehatan mental gw juga. Cuma kalo 
Orang menganggap gw gila, gak kepikiran. 
Gw baca dari web kesehatan google, kalo proses 
Menyimpulkan bahwa seseorang itu gila adalah dari 
2 hal, yaitu secara adat/ prilaku masyarakat sekitar, 
Dan secara medis. 
Secara adat/ masyarakat sekitar adalah yang menurut 
Gw agak,. Menakutkan. Soalnya orang² sekitar yang 
Akan menilai prilaku kita , apakah aneh, dan terjadi 
Proses menyimpulkan bahwa jika aneh/ janggal, maka
Diartikan gila/stres. Seperti tidak bersifat seperti
Orang² di lingkungan itu. Dan menurut gw ini kejam.
Menyebut seseorang gila, karena sifatnya dianggap aneh oleh mayoritas orang dilingkungan tersebut, bahkan walau mereka bukan kalangan medis. 

Penekanan dari orang sekitar inilah, yang membuat semacam tekanan agar bersifat "normal" atau berbaur dengan tetangga/orang sekitar. Dan tidak mencolok, atau berusaha bersifat se-biasa mungkin. 

Sementara proses menyimpulkan orang gila secara 
Medis, menurut gw lebih logis dan berkemanusiaan. 
Secara medis, orang dengan gangguan jiwa, 
Mengalami halusinasi kek mendengar suara², atau
Melihat hal yang tidak nyata, melukai diri sendiri/orang
Lain, dsb
 Jadi pendefinisian orang gila secara medis lebih clear,
Daripada secara adat atau berdasarkan pada kesaksian masyarakat sekitar. 
Mereka hanya membuat patokan "normal" yang
Berdasarkan pada diri mereka sendiri. 
Contoh simpelnya mungkin, 
Orang di suku pedalaman, yang tidak memakai busana sama sekali, disana mereka "normal",
Tapi ketika tiba² ditempatkan pada lingkungan baru
Seperti perumahan di sebuah desa/kota, 
Dengan tidak memakai busana, dia akan
Di klarifikasikan oleh adat dan masyarakat sekitar sebagai " orang gila" yang padahal secara medis tidak
Terpenuhi kriterianya. 

Ya, menurut gw tekanan paling besar adalah penilaian
Orang sekitar terhadap diri sendiri. 
(3 agustus 2022, 10:09)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "catatan 15: kesehatan mental"

Post a Comment

hubungi kami jika ada masalah dalam artikel

My photo
I believe there was nothing after death. And its doesn't matter if you die now or later, but the moment you born, you have to die. Everything doesn't matter, there is nothing.